Menko Polhukam: Waspadai Berita Bohong

RIZA FATHONIMenko Polhukam Djoko Suyanto
 
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto menghimbau masyarakat agar tak mudah percaya dengan informasi yang beredar di masyarakat terkait aksi rusuh yang dilakukan pada Selasa (27/3/2012).
Isu ini beredar melalui pesan BlackBerry, SMS, media sosial, dan lainnya. Pemerintah, dalam hal ini Polri, TNI, dan intelijen, mengupayakan agar tak ada kegiatan yang merugikan aktivitas masyarakat secara luas.
"Saya harap masyarakat tidak begitu saja percaya pada hasutan, provokasi, berita bohong, melalui media sosial. Informasi itu menyesatkan. Kita menyesalkan itu. Banyak kalangan yang ternyata memanfaatkan teknologi untuk kepentingan yang tak baik," kata Djoko seusai melakukan rapat tertutup dengan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono.
Turut hadir Kepala Intel Letjen Marciano Norman, dan Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabarhakam) Mabes Polri Komjen Imam Sudjarwo, di Kantor Menko Polhukam, Jakarta, Senin (26/3/2012).
Djoko juga mencontohkan beberapa informasi sesat yang sudah beredar di masyarakat, termasuk adanya mahasiswa yang tertembak di Medan, dan soal Pertamina tak mengirimkan BBM ke semua SPBU pada Selasa esok.
Mantan Panglima TNI ini meminta masyarakat untuk mencerna setiap informasi, serta melakukan pengecekan dengan aparat keamanan setempat. Terkait BBM, Djoko mengatakan, pemerintah memastikan bahwa ketersediaan bahan bakar yang dibutuhkan masyarakat dapat terpenuhi.
"Maka itu, para pendemo jangan menyegel dan menahan mobil tangki SPBU," katanya.
http://noveloke.co.cc/cooment.gif
Jangan Lupa Di Like Ya Gan
clik dulu